Requirement Analysis : Project Aplikasi Komik

Pada hari senin 11 maret 2019 kami selaku developer dari project aplikasi komik mengadakan grup diskusi bersama dengan project manager, system analyst, budget manager dan QA tester kami melalui aplikasi discord. grup diskusi ini dilaksanakan selama kurang lebih 2 jam dari pukul 20.00 s/d 22.00 WIB.

Grup diskusi merupakan salah satu metode dari requirement analysis, yang dilaksanakan untuk mengumpulkan kebutuhan dari project aplikasi yang sedang kami bangun dari sisi pengguna dan sistem. Berikut adalah hasil dari grup diskusi yang kami laksanakan.

      • Kebutuhan Fungsional
        • Dibutuhkan halaman utama yang berisi gambar untuk membaca komik
        • menyediakan halaman komik yang diurutkan berdasarkan genre
        • melihat urutan komik populer
        • melihat komik apa saja yang terbit di setiap harinya
        • menyediakan fitur komentar pada setiap episode
        • menyediakan fitur login yang menyediakan 3 role: yaitu untuk admin, pengguna, dan author komik
        • yang terakhir adalah membuat akun

Selain itu kami juga mengumpulkan kebutuhan dari sisi database, sistem harus menyediakan beberapa table yang dilampirkan pada tautan diakhir halaman ini.

Kemudian karena sistem yang kami bangun memiliki 3 role berikut kebutuhan fungsional dari sisi Admin dan user.

      • Admin
        • Halaman login
        • Halaman dashboard
        • Halaman CRUD genre
        • Halaman CRUD komik
        • Halaman CRUD Detail Komik
        • Halaman RUD user
      • User
        • halaman utama (kaya webtoon)
        • halaman populer
        • halaman genre
        • halaman register & login
        • halaman profil user (buat edit profil)
        • halaman komik (buat info komik sebelum baca, list episode dll)
        • halaman baca

Begitulah hasil diskusi grup kami dan hasil dari requirement analysis yang kami dapatkan dari diskusi grup tersebut.

 

Dokumentasi:

http://bit.ly/DokumRequirementAnalysis

 

What’s SCRUM?

“ Scrum is a framework within which people can address complex adaptive problems, while productively and creatively delivering products of the highest possible value.”

– scrum.org

Apa itu SCRUM?

Scrum adalah metode itreratif yang termasuk kedalam metode Agile. Metode ini digunakan untuk mengelola dan menjalankan sebuah proyek, mulai dari pembuatan software, website hardware, marketing, dan sebagainya. Scrum membantu untuk mengorganisir sebuah tim.

SCRUM Role

Pembagian peran dengan metode Scrum

  • Scrum Master: Tugas dari role ini ialah memastikan semua anggota tim melaksanakan framework scrum disetiap harinya. Bisa juga dikatakan sebagai fasilitator tim dalam membantu tim. Juga bertanggung jawab untuk memimpin tim dalam menjalankan scrum framework.
  • Product Owner: Tanggung jawab pemilik produk adalah memiliki visi tentang apa yang akan dibuat dan menyampaikan visi tersebut kepada tim Scrum. Product Owner juga menyampaikan setiap progress pekerjaan tim terhadap client (pengguna) dari produk yang dikerjakan/dikembangkan oleh tim.
  • Development Team: ialah team yang bertugas untuk mengeksekusi dari projek yang sedang dikerjakan denan metode Scrum ini.

Apa itu Sprint?

Sprint bisa dikatakan sebagai jantung dari Scrum, Sprint merupakan kontainer dari event – event Scrum yang memiliki batasan waktu tertentu. sprint juga bertujuan untuk menyelesaikan sesuatu (Sprint Goal). Setiap sprint membawa misi “apa saja yang harus dikembangkan dan diselesaikan, bagaimana melakukannya”.

Value yang ada pada Framework SCRUM

Untuk menjaga agar projek yang sedang dikerjakan berjalan dengan masksimal berikut nilai yang harus ada dalam setiap individu team Scrum

  • Courage : setiap anggota tim harus berani, saling semangat dan menyemangati untuk mengerjakan setiap pekerjaan. Hal ini penting agar setiap anggota dapat mengerjakan tasknya dengan keadaan gembira dan tidak tertekan secara emotional.
  • Focus : berarti setiap anggota tim harus bisa fokus dalam mengerjakan setiap tugasnya untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan kesepakatan tim
  • Commitment : setiap anggota tim harus berkomitmen menjalankan tugasnya untuk mecapai tujuan yang ditetapkan oleh tim secara bersama-sama.
  • Respect : berarti setiap anggota tim harus saling menghormati, dan menghargai pekerjaan setiap anggota tim serta memberikan kepercayaan kepada setiap pribadi anggota tim.
  • Openness : setiap anggota harus terbuka terhadap segala sesuatu yang dikerjakannya kepada anggota tim maupun orang yang berada diluar tim. Terbuka akan apa yang dikerjakan, permasalahan apa yang dihadapi dan terbuka untuk memohon bantuan dan memberikan bantuan terhadap orang lain.

Mengapa Harus SCRUM?

Ada beberapa poin penting untuk Scrum yang membuat banyak orang tertarik untuk menggunakannya, misalnya:

  • Berorganisasi sendiri dengan fokus pada tim.
  • Tidak perlu dokumentasi dalam jumlah besar. Scrum menggunakan pendekatan yang to the point dalam membagikan tugas atau menanyakan progress.
  • Tim Scrum adalah sebuah tim yang memiliki lintas fungsional sehingga bisa bekerja sama sebagai satu kesatuan.
  • Komunikasi yang kuat dan banyak interaksi.
  • Memiliki ritme yang pasti dan berulang untuk menyelesaikan pekerjaan dalam waktu maksimal 30 hari.
  • Alih-alih mencoba melakukan keseluruhan pekerjaan pada saat bersamaan, Scrum membantu menyelesaikannya satu persatu dengan interval waktu yang ditentukan.
  • Mengaplikasikan Scrum dapat membuat anggota tim member Anda merasa dipercaya dan Anda juga tahu member mana yang ahli di bidangnya dan bisa mengerjakan tugasnya sehingga tidak ada tunggu-menunggu.

Referensi:

  1. https://www.dewaweb.com/blog/scrum-methodology-panduan-project-management/
  2. https://medium.com/easyread/framework-scrum-d3a11ae1629d
  3. https://www.jagoanhosting.com/blog/kamu-harus-tahu-ini-sprint-dan-aturannya-di-dalam-scrum/